in , ,

Gas Tabung Putih Bukan Produk Pertamina

Semarang, UP Radio – DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Semarang mengeluhkan maraknya peredaran gas Putih non elpiji Pertamina yang dijual bebas di masyarakat dan telah banyak digunakan oleh pelanggan khusunya non subsidi.

 Hiswana Migas mensinyalir gas non elpiji Pertamina tersebut sudah beredar luas di Kota Semarang. Bahkan peredarannya sudah mencapai 50% dari jumlah pelanggan elpiji non subsidi di Kota Semarang, khususnya sektor industri perhotelan dan rumah makan.

Area Manager Communication & Relation Jawa Bagian Tengah, Andar Titi Lestari menegaskan “Gas Putih”  bukan dari Pertamina. Ia pun mengaku tidak mengetahui asal-usul gas tersebut bisa beredar bebas.

Gas elpiji resmi dari Pertamina, lanjutnya, memiliki komposisi yang sudah diatur seperti 49% propan dan 51% butan c3h8 dan H10 dan kandungan lain dibawah 1%. Adapun gas di tabung putih tidak jelas komposisinya, sehingga sangat membahayakan, karena tekanan gas bisa berubah-ubah setiap saat.

“Kami mengajak masyarakat cerdas memilih produk yang terjamin keamanannya. Agen resmi Pertamina memiliki peraturan dan juga patokan harga dalam menjual elpiji, karena produk pertamina mengutamakan safety, berat isi, kualitas tabung dan segalanya yang berkaitan dengan keamanan,” katanya.

Andar pun mengancam, anggota Hiswana Migas untuk tidak menjual gas diluar dari produk Pertamina.

Jika terbukti melakukan penjualan produk diluar produk Pertamina maka sanksinya adalah pemutusan hubungan usaha.

Dari sisi harga, gas tabung putih non elpiji Pertamina dijual dengan harga yang tidak wajar karena jauh dari harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni Rp8.000-Rp8.500 per kilogramnya. Adapun gas elpiji pertamina dijual dengan harga Rp11.000 per kilogram.

Andar pun mengingatkan kepada masyarakat supaya tidak terpengaruh dengan harga murah, tetapi tidak ada jaminan keamanan.(rls-shs)

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Hiswanamigas Keluhkan Peredaran Gas Putih di Pasaran

Pemerintah Harus Awasi Penjualan Gas Tanpa Ijin